Malam itu bulan bersembunyi dibalik awan
malam itu tak seorangpun menyaksikan perjalanan malam bersama bayangan bulan melindungi zulia 
malam itu tak seorangpun bersapa pada diri zulia
malam itu ada pembiaran diri zulia bertepi pada malam
malam itu zulia tak lagi tersenyum kepada yang lewat
malam itu zulia teringat pada janji sudah lama dalam penantian malam
malam itu zulia menunggu kapan dia kembali
 
Zulia tetap pada janji
akan menunggu dibabah pintu 
membuktikan atas janji setia
waktu terus berlalu 
hati zulia bertanya kapan kamu kembali
akan setia zulia menanti
untuk menempati pada dirinya 
akan tetap setia
 
Oh!
Zulia sungguh setia pada penantian
ingin rasanya 
zulia berbagi cinta, namun tidak mampu
zulia ingat pada janji setia
Wahai zulia wanita setia
benarkah seperti janji bunga mawar
tak pernah layu
untuk rindu
cinta yang langgeng.
* Langsa cc 12.

* Zab Bransah: Ketua Lembaga Penulis Muda Sastra Kota Langsa.