Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Hujan yang mengguyur Kota Lhokseumawe selama dua jam pada, Senin malam menyebabkan beberapa ruas jalan dan fasilitas publik tergenang air. Selasa, 19 Juni 2012. Drainase besar dan waduk antisipasi banjir yang telah terbangun ternyata belum menjadi solusi.
Banjir mulai terlihat di Simpang Kuta Blang yang merupakan gerbang masuk ke Kota Lhokseumawe, disana terlihat air dibadan jalan setinggi mata kaki orang dewasa.
Di jalan Sukaramai, air mengenangi 30 centimeter, bahkan karena tingginya genangan membuat salah satu mobil mogok dibadan jalan.
Selain itu, di Rumah Sakit PMI juga ikut tergenang, air mulai merambah rumah sakit itu pada pukul 21:00 Wib, air diperkirakan mencapai 35 Cm itu mengakibatkan terganggunya para petugas medis dalam memberikan pelayanan terhadap pasien.
Doni salah seorang warga Kota Lhokseumawe yang dijumpai reporter The Aceh Traffic mengatakan, Kota Lhokseumawe setiap hujan lebat turun, sudah menjadi langganan banjir genangan.
“Di Kota Lhokseumawe ini, kalau memang sudah turun hujan ya sudah pasti menjadi langganan banjir”, ujar Doni.
Sambung Doni, ini disebabkan karena bisa jadi diakibatkan saluran pembuang yang tersumbat sampah.
Dan ini juga membuktikan drainase yang dibangun serta waduk yang katanya untuk mengantisipasi genangan air dalam kota, jelas tidak menjadi solusi. | AT | AG |












Posting Komentar