Sawang | Acehtraffic.com – Dampak survey seismic 2D [migas] di line 7A Blok Sawang-Matang Lada, setelah kejadian rusak tanaman dan keretakan rumah warga beberapa waktu lalu. Kini giliran kebun sawit terbakar di dusun Uroeng Pawang, Gampong Meunasah Alue Kecamatan Nisam,kabupaten Aceh Utara. Rabu 13 Juni 2012Kejadian tersebut terjadi, Senin 11 Juni 2012, siang, lahan sawit seluas 1 hektar milik Tgk Hasbalah [57] terbakar, sedikitnya 35 batang sawit berumur 4,5 tahun itu hampir hangus dilalap sijago merah.
Berdasarkan keterangan pemilik lahan, di lokasi kejadian ditemukan barang bukti seperti jerigen, bungkus nasi, puntung rokok dan sarung pisau, yang tersebar di line 7A rintisan yang melintasi kebun Tgk Hasbalah.
Hasballah menduga kebakaran lahannya akibat kelalaian pekerja seismic yang membuang puntung rokok sembarangan. di bawah pohon sawit yang dipenuhi ilalang itu diperkirakan sangat cepat menimbulkan api dan membakar pohon sawit yang sedang berbuah itu.
Hasballah menduga kebakaran lahannya akibat kelalaian pekerja seismic yang membuang puntung rokok sembarangan. di bawah pohon sawit yang dipenuhi ilalang itu diperkirakan sangat cepat menimbulkan api dan membakar pohon sawit yang sedang berbuah itu.
Akibatnya, pemilik kebun dan warga setempat pukul 16.09 Wib menahan seorang pekerja survey migas PT Quest Geophysical Asia subkon Zaratex NV. Dan setelah ditangkap mereka mengakui bahwa pekerjanya makan siang dan sempat istirahat di lokasi kebakaran.
Disamping itu warga juga sempat menahan Mukim Puteh menjabat sebagai Humas lapangan serta menahan motornya. Selain itu juga ditahan seorang Mandor subkontraktor Zaratex NV, Razali Hasan [45] dan dia menjadi saksi dari kejadian kebakaran tersebut.
Setelah ditangkap, pekerja migas tersebut dibawa kerumah Keuchik/kepala desa setempat untuk dimintai keterangan terkait kebakaran itu. Dan saat itu mandor mengakui kebakaran akibat kelalaian timnya.
Namun hingga saat ini pihak perusahaan belum turun kelokasi kebakaran dan belum ada yang menyatakan bertanggung jawab dalam insiden yang merugikan masyarakat itu.
Namun hingga saat ini pihak perusahaan belum turun kelokasi kebakaran dan belum ada yang menyatakan bertanggung jawab dalam insiden yang merugikan masyarakat itu.
Terkait soal ini, Tgk Hasbalah selaku pemilik kebun meminta agar perusahaan bertanggung jawab penuh atas kerugiannya.
Reporter Acehtraffic sudah menghubungi Humas Zaratex NV Eri Wahab untuk memintai tanggapan terkait kasus tersebut, namun Eri tidak menjawab panggilan dan tidak membalas pesan singkat yang dikirimkan.
Untuk konfimasi ulang redaksi acehtraffic.com telah mengirimkan surat konfirmasi ke email Humas Zaratex Eri Wahab | AT | IS | RD |
Reporter Acehtraffic sudah menghubungi Humas Zaratex NV Eri Wahab untuk memintai tanggapan terkait kasus tersebut, namun Eri tidak menjawab panggilan dan tidak membalas pesan singkat yang dikirimkan.
Untuk konfimasi ulang redaksi acehtraffic.com telah mengirimkan surat konfirmasi ke email Humas Zaratex Eri Wahab | AT | IS | RD |















Posting Komentar