Lhokseumawe | Acehtraffic.com - Warga di Desa Meunasah Mesjid, Cunda Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe kecewa dengan kualitas air yang di pasok oleh PDAM Tirta Mon Pase yang didistribusikan ke pelangan. Karena berlumpur dan berbuih serta tidak layak untuk digunakan. Selasa, 11 September 2012.
Putra [35] pelanggan PDAM yang tinggal di Desa Meunasah Mesjid, Cunda, Mengatakan kondisi air berlumpur sudah sekian lama terjadi, hingga dalam setiap hari warga harus mengkonsumsi air yang berlumpur.
“Kami tidak lagi mendapatkan air bersih”, ujar Putra.
Kalau keran airnya dibuka secara perlahan, sambung Putra, memang memang sekilas tidak terlihat air itu berlumpur dan berbuih. Tapi kalau keran airnya di buka kencang maka lumpur hitam sangat jelas terlihat.
Putra menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Dirinya terpaksa harus menampung air di sumur tetangga, karenba air sumur lebih bersih daripada air PDAM. Hal itu dilakukan akibat air PDAM Tirta Mon Pase tidak layak untuk digunakan.
Dirinya berharap, Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas terkait dapat menyelsaikan persoalan ini. Karena Jika permasalahan kebutuhan pokok warga tidak ditindaklanjuti, maka dikhawatirkan akan berpengaruh kepada kesehatan warga.
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Mon Pase, Zulfikar Rasyid, SE mengatakan. Pihaknya belum mendapatkan laporan tentang adanya air yang bercampur dengan lumpur.
“Saya belum dapat laporan mengenai hal itu”, tutur Zulfikar.
Zulfikar berpesan, warga yang mendapatkan air tidak bersih maka bisa melaporkan kepada kantor PDAM Tirta Mon Pase yang berada di Cunda. Nantinya aka nada tim yang akan memerika penyebab air tidak bersih tersebut.
“Lapor saja ke kantor PDAM yang di Cunda, nanti ada tim yang akan memeriksa”, kata Zulfikar.| AT | AG |











Posting Komentar