Warga Menuding, Galian Pipa PDAM Ie Beusare Rata Dikerjakan Asal Jadi

Lhokseumawe | Acehtraffic.com – Proyek galian pipa PDAM Ie Beusare Rata di Desa Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe, di duga pengerjaannya asal-asalan dan tidak memenuhi standar. Selasa, 11 September 2012.

Akibat tidak dikerjakan dengan benar, saat ini warga yang berada di desa setempat menunding pengerjaan proyek tersebut ada permainan, yaitu dengan mengurangi jenis bahan material atau  memperkecil ukuran kedalaman tanah.

Abdullah warga setempat mengatakan, walaupun pengerjaan proyek galian pipa PDAM tersebut sangat rawan bagi warga sekitar. Karena penggaliannya tepat berada di depan toko warga, sehingga sulit untuk keluar masuk.

“Sebenarnya galian itu membuat kami terganggu”, ujar Abdullah.

Yang membuat kami cukup kesal adalah, sambung Abdullah, pemasangan pipa tersebut asal jadi. Seharusnya kedalaman harus sesuai dengan standar dan sebelum dilakukan pemasangan pipa, seharusnya pipa tersebut ada dilapisi dengan bantalan ataupun pasir.

Ia menambahkan, tujuan dipasang bantalan tersebut agar tidak terjadi kerusakan ketika dilintasi oleh alat berat ataupun pada saat gempa. Tapi galian yang dilakukan ini, tidak ada dipasang apa pun. Bahkan pipa yang berukuran 5 inci hanya ditanamam begitu saja.  

“Pipa itu pasti tidak akan bertahan lama, karena tidak dipakai pelindung”, tutur Abdullah.

Seorang pekerja yang ditemui The Aceh Traffic pada saat sedang mengali pipa mengatakan, yang melaksanakan proyek tersebut adalah Syahrul. Pekerja tersebut mengaku, mereka hanya diperintahkan untuk mengali dan memasang pipa saja tanpa menggunakan pelindung pipa. karena anggaran material itu perlu dialihkan untuk mencukupi biaya belanja pipa.

Direktur PDAM Ie Beusare Rata Kota Lhokseumawe, Rizal tidak bisa di konfirmasi karena tidak menjawab telpon selulernya ketika dihubungik reporter media ini. Saat ini Rizal memang terkesan sulit untuk berkomunikasi.

Sekretaris Pekerja Umum [PU] Kota Lhokseumawe Wahab mengatakan, mengenai pengalian pipa PDAM tersebut dirinya  tidak mengetahui secara pasti karena tidak ada konfirmasi dengannya.

“ Saya tidak begitu tahu soal proyek itu, apakah itu tupoksinya PU atau PDAM”, kata Wahab.

Sementara itu Direktur PDAM Tirta Mon Pase Zulfikar Rasyid dengan tegas mengatakan “Proyek itu milik Ie Beusare Rata, pelaksanaannya melalui Dinas Pekerjaan Umum Kota Lhokseumawe”, ungkap Zulfikar.| AT | AG |

Share this post :

Posting Komentar

 
>> Copyright © 2012. AchehPress - Informasi dan media - All Rights Reserved
Template Created by Author Published by Blogger
Powered by Google