
Acehtraffic.com - Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Tommy Vietor menepis laporan di sebuah harian Amerika yang menyatakan bahwa para pejabat Gedung Putih dan Tehran telah melakukan pembicaraan bilateral terkait program nuklir Republik Islam.
Namun, Vietor menekankan kelanjutan perundingan antara Iran dan Kelompok 5+1 untuk menyelesaikan sengketa program energi nuklir Tehran. Mehrnews mengutip Associated Press melaporkan pada hari Minggu, 21 Oktober 2012.
"Sama sekali tidak ada negosiasi dan kesepakatan bilateral antara Washington dan Tehran soal kemungkinan pertemuan para pejabat kedua negara setelah pemilu presiden AS," jelas Vietor.
"Washington akan melanjutkan upayanya dalam kerangka perundingan Kelompok 5+1 untuk menyelesaikan kebuntuan menyangkut program nuklir Tehran," tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi ketika mereaksi klaim media-media Amerika tentang perundingan langsung Tehran dengan Washington, mengatakan "Kami tidak bertanggung jawab untuk menjawab apa yang ditulis oleh mereka. Tidak ada yang namanya perundingan dengan AS."
"Kami berunding dengan Kelompok 5+1, di mana AS juga hadir di sana dan hanya membahas isu nuklir dan bukan masalah lain," tegasnya.| AT | M | Irib |
Namun, Vietor menekankan kelanjutan perundingan antara Iran dan Kelompok 5+1 untuk menyelesaikan sengketa program energi nuklir Tehran. Mehrnews mengutip Associated Press melaporkan pada hari Minggu, 21 Oktober 2012.
"Sama sekali tidak ada negosiasi dan kesepakatan bilateral antara Washington dan Tehran soal kemungkinan pertemuan para pejabat kedua negara setelah pemilu presiden AS," jelas Vietor.
"Washington akan melanjutkan upayanya dalam kerangka perundingan Kelompok 5+1 untuk menyelesaikan kebuntuan menyangkut program nuklir Tehran," tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi ketika mereaksi klaim media-media Amerika tentang perundingan langsung Tehran dengan Washington, mengatakan "Kami tidak bertanggung jawab untuk menjawab apa yang ditulis oleh mereka. Tidak ada yang namanya perundingan dengan AS."
"Kami berunding dengan Kelompok 5+1, di mana AS juga hadir di sana dan hanya membahas isu nuklir dan bukan masalah lain," tegasnya.| AT | M | Irib |











Posting Komentar