Partai Islam Tak Populer Karena Kasus Korupsi


Jakarta | Acehtraffic.com - Perilaku tindak kejahatan korupsi yang dipertontonkan para politikus sebagai salah satu faktor penyebab merosotnya kepercayaan publik terhadap Partai Islam.

Penilaian itu disampaikan oleh Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Shohibul Imam. Menurutnya, penilaian masyarakat kepada partai Islam lebih peka jika dibandingkan dengan partai nasionalis.

"Masyarakat ini sikapnya keras jika partai yang mengatasnamakan Islam, meski kecil melakukan perbuatan tidak terpuji itu responnya luar biasa," kata Shohibul di Jakarta, Sabtu 20 Oktober 2012.

Seperti diketahui, ada beberapa tokoh dari partai Islam, seperti Wa Ode Nurhayati dari Partai Amanat Nasional (PAN) dengan kasus korupsi PPID. Kemudian tokoh Islam Al Amin Nasution yang saat itu menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPR RI fraksi PPP yang menerima suap dari Azirwan, dalam kasus alih fungsi Hutan Lindung di Pulau Bintan di tahun 2008.

Menurut Shohibul, seharusnya partai Islam mampu merefleksikan nilai-nilai substansi dalam Islam ketika melakukan kegiatan politik atau bernegara. Sehingga, sangat tidak masuk akal apabila jargon-jargon partai Islam melakukan perbuatan tidak terpuji oleh masyarakat.

"Untuk itu, perlu kader partai Islam yang lebih menunjukkan substantif Islam itu sendiri, bersih dan peduli," kata dia | AT | R | INC|
Share this post :

Posting Komentar

 
>> Copyright © 2012. AchehPress - Informasi dan media - All Rights Reserved
Template Created by Author Published by Blogger
Powered by Google