Pipa Transfer Minyak Mentah Milik Chevron Dibobol OTK



Dumai, Riau | acehtraffic.com - Pipa transfer minyak mentah milik PT Chevron di PKM 32650, Simpang Murini-Jalan Soekarno Hatta KM 21, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Riau, kembali dibobol orang tak dikenal.

Dari pantauan di lapangan, Senin, aksi pencurian pipa dilakukan dengan cara pembobolan dan memasukkan selang ke bagian sambungan dan membenamkan selang dalam air.

Pencurian minyak dengan modus membobol pipa yang berada tepat di tepi jalan raya tersebut merupakan kejadian yang ke-12 kalinya terjadi di sepanjang jaringan pipa CPI Dumai.

Binsar Situmorang (42), saksi di lapangan menyebutkan, pencurian pipa diketahui saat ia bersama dua rekan lainnya tengah melintas di kawasan tersebut dan melihat pipa sudah dalam keadaan bolong ukuran 1,5 inci dan mengalirkan minyak lewat selang di bawah box culvert.

"Atas penemuan itu, mereka melapor ke pihak keamanan chevron di bukit jin dan kemudian menghubungi Polsek Bukit Kapur dan selanjutnya kita turun ke lokasi," kata seorang perwira polisi di Polsek Bukit Kapur kepada wartawan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kepolisian mengungkap sejumlah barang bukti berupa krum yang masih terpasang di pipa dan selang sepanjang 30 meter yang akan mengalirkan minyak.

Sejumlah saksi menyebutkan, aksi pencurian ini diyakini sudah berlangsung lama karena banyak terlihat serakan minyak di sekitar jalur sungai dan kondisi pipa tampak sudah lama dibenam.

Humas CPI wilayah Duri-Dumai, Dwi Pujo Sutrisno mengatakan, pihaknya telah menerima laporan tentang pencurian minyak mentah Chevron dengan modus mengebor pipa dan memasangi selang dan krum pada pipa loading minyak mentah dari Duri ke Dumai.

Pihaknya mengapresiasi masyarakat yang telah melaporkan informasi pencurian tersebut, karena selain merugikan Chevron, juga akan menimbulkan kerugian pada Pemerintah RI.

"Kasus ini sudah ditangani polisi dan kita sangat memberikan aspresiasi kepada warga yang melapor karena turut membantu informasi atas pencurian ini dan kita belum dapat menaksir kerugian," kata Dwi.

Dia melanjutkan, pipa yang kini sudah berusia puluhan tahun tersebut merupakan pipa transfer minyak mentah dari ladang sumur minyak Minas dan Duri menuju Dumai.

"Kedepan, untuk pengawasan lebih intensif, kita telah membentuk tim khusus yang akan berpatroli penuh setiap waktu di sepanjang pipa transfer guna meminimalisir kejadian yang sama," demikian Dwi. | AT | Z | Antara
Share this post :

Posting Komentar

 
>> Copyright © 2012. AchehPress - Informasi dan media - All Rights Reserved
Template Created by Author Published by Blogger
Powered by Google