Sekretaris Koptan Tunas Muda M. Hendra mengatakan Tim Penilai dari Bapeluh tersebut melihat kelengkapan administrasi yang di miliki oleh dari Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), Rencana Definitif Kelompok (RDK).
Absensi dan Berita Acara Rapat, dokumentasi foto dan kliping-kliping koran kegiatan-kegiatan Koptan, Plang Koptan Tunas Muda, Tabungan kelompok yang terdiri dari simpanan wajib dan simpanan pokok dan data aset yang dimiliki Koptan Tunas Muda.
Selain itu, tim penilai juga melihat keaktifan anggota kelompok tani dalam penggunaan alat-alat pertanian dan keikutsertaan anggota dalam peningkatan SDM kelompok melalui pelatihan-pelatihan baik yang dilakukan oleh PPL maupun dari pihak lain yang fokus di bidang pertanian.
Dalam kesempatan tersebut tim penilai juga mengatakan setiap kelompok tani harus mengacu kepada Permentan nomor 273/2007 tentang pedoman kelembagaan kelompok tani dan UU nomor 6/2006 tentang sistem penyuluhan pertanian perikanan dan kehutanan (SP3K).
Kelompok tani diharapkan menjadi organisasi petani yang kuat dan mandiri yang dicirikan oleh 9 indikator yakni:adanya rapat anggota/rapat pengurus yang diselenggarakan secara berkala dan berkesinambungan, disusunnya rencana kerja kelompok secara bersama dan dilaksanakan oleh para pelaksana sesuai dengan kesepakatan bersama dan setiap akhir pelaksanaan dilakukan evaluasi secara partisipasi, memiliki aturan/norma yang disepakati dan ditaati bersama, memiliki pencatatan/pengadministrasian organisasi yang rapi, memfasilitasi kegiatan-kegiatan usaha bersama di sektor hulu dan hilir.
Kemudian, memfasilitasi usaha tani secara komersial dan berorientasi pasar, sebagai sumber serta layanan informasi dan teknologi untuk usaha para petani umumnya dan anggota kelompok tani khususnya, adanya jalinan kerja sama antara kelompok tani dengan pihak lain dan adanya pemupukan modal usaha baik iuran dari anggota atau penyisihan hasil usaha/kegiatan kelompok, jelas tim penilai.
”Keikutsertaan Koptan Tunas Muda dalam penilaian kelompok Tani Terbaik tingkat Kabupaten Aceh Tamiang Tahun 2012 ini sebagai awal kebangkitan kelompok-kelompok tani yang ada di Kecamatan Bandar Pusaka baik dari sistem kelembagaan kelompok tani maupun kemandirian kelompok tani untuk meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok tani dan masyarakat luas,” kata Hendra. | AT | RD | NJW |












Posting Komentar