
Jakarta | Acehtraffic.com - Jakarta - Badan Kehormatan (BK) DPR akan kembali menggelar sidang untuk membahas video mesum yang diduga diperankan oleh anggota Komisi IX DPR Karolin Margareth Natasha. Sebab, kasus tersebut terkesan mangkrak di kepolisian.
Anggota BK DPR Ansory Siregar mengatakan, pihaknya akan kembali menggelar sidang kode etik kepada anggota dewan yang diduga sebagai aktor dalam video tersebut.
"Minggu depan BK masih akan memanggil kembali terkait kasus video asusila. Nanti akan dirapatkan kembali mengenai waktu sidangnya. Kami juga mau mendapatkan bukti yang lain," kata Ansory, Selasa (29/1/2013).
Namun, dia enggan membeberkan secara rinci siapa saja yang akan dipanggil untuk pemeriksaan lanjutan terkait kasus video porno ini. Dikatakan Ansory, pihaknya akan memanggil anggota dewan itu guna mencari bukti dalam kasus video itu.
"Yang jelas kami tidak mau memutuskan yang tidak jelas. Kami harus mempunyai bukti-bukti yang akurat," tegas Anshory.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini meyakini kasus video asusila yang diduga melibatkan anggota dewan ini dapat diselesaikan oleh BK DPR. Oleh sebab itu Anshory berharap masyarakat bersabar dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada BK. "Serahkan ke BK aja," pungkasnya.
Seperti diketahui, pertengahan tahun lalu, masyarakat dikejutkan dengan beredarnya kasus video asusila yang diduga diperankan oleh Politisi asal PDI Perjuangan Karolin Margareth Natasha. BK DPR sendiri sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Mabes Polri. Karolin sendiri sudah berkali-kali membantah bahwa wanita yang memerankan video asusila itu adalah dirinya.| AT | M | IH |
Anggota BK DPR Ansory Siregar mengatakan, pihaknya akan kembali menggelar sidang kode etik kepada anggota dewan yang diduga sebagai aktor dalam video tersebut.
"Minggu depan BK masih akan memanggil kembali terkait kasus video asusila. Nanti akan dirapatkan kembali mengenai waktu sidangnya. Kami juga mau mendapatkan bukti yang lain," kata Ansory, Selasa (29/1/2013).
Namun, dia enggan membeberkan secara rinci siapa saja yang akan dipanggil untuk pemeriksaan lanjutan terkait kasus video porno ini. Dikatakan Ansory, pihaknya akan memanggil anggota dewan itu guna mencari bukti dalam kasus video itu.
"Yang jelas kami tidak mau memutuskan yang tidak jelas. Kami harus mempunyai bukti-bukti yang akurat," tegas Anshory.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini meyakini kasus video asusila yang diduga melibatkan anggota dewan ini dapat diselesaikan oleh BK DPR. Oleh sebab itu Anshory berharap masyarakat bersabar dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada BK. "Serahkan ke BK aja," pungkasnya.
Seperti diketahui, pertengahan tahun lalu, masyarakat dikejutkan dengan beredarnya kasus video asusila yang diduga diperankan oleh Politisi asal PDI Perjuangan Karolin Margareth Natasha. BK DPR sendiri sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Mabes Polri. Karolin sendiri sudah berkali-kali membantah bahwa wanita yang memerankan video asusila itu adalah dirinya.| AT | M | IH |











Posting Komentar