Dulu Di Nasdem Harry Tanoe Suka Dengan Semangat Perubahan, Kini DI Hanura Harry Tanoe Karena Sesuai Nurani?

Jakarta | acehtraffic.com - Pengusaha Taipan Hary Tanoesudibjo telah membulatkan tekad untuk berlabuh di Partai Hanura. Ada alasan kesamaan chemistry antara Hary Tanoe dengan Pimpinan Partai Hanura Wiranto. Siapa aktor di belakang layar atas masuknya Hary Tanoe ke Hanura?

Adalah politikus Partai Hanura Sarifudin Suding yang juga anggota Komisi Hukum DPR RI, aktor penting atas bergabungnya Hary Tanoesudibjo ke Partai Hanura. "Saya dan Pak Hary Tanoe sudah terbangun komunikasi yang intens sejak akhir 2009 dan awal 2010 lalu," ujar Suding kepada INILAH.COM di gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 19 Februari 2013.

Wakil Ketua Fraksi Partai Hanura DPR RI ini mengaku dirinya dengan Hary Tanoe kerap berdiskusi persoalan kebangsaan terkini. "Kami gelar diskusi di kediamannya, di Hotel Grand Hyatt termasuk di MNC juga," tambah Suding.

Suding membantah bila ada kesepakatan politik antara Hanura dengan Hary Tanoe. Menurut dia, yang membuat Hary Tanoe bergabung karena ada kesamaan nurani. "Tidak ada deal, kami memiliki ideoogi nurani yang sama dalam melihat persoalan kebangsaan dan melakukan perubahan," cetus Suding.

Perbincangan mulai serius antara Hary Tanoe untuk bergabung dengan Hanura terjadi pada akhir 2012 lalu. Suding mengaku mengatur waktu pertemuan antara Hary Tanoe dengan Ketua Umum Hanura Wiranto. "Dua kali pertemuan dengan Pak Wiranto," cetus Suding.

Hubungan Suding dengan Hary Tanoe memang tampak ke permukaan saat kasus Sistem Administrasi Bantuan Hukum (Sisminbakum) mencuat. Kasus itu menyeret perusahaan PT Bhakti Investama. Hary Tanoe dalam perusahaan itu sebagai Komisaris Utama.

Saat itu Suding menilai dalam kasus Sisminbakum tidak ada unsur korupsi. "Setelah ditelaah saya katakan tidak ada unsur korupsi dalam kasus Sisminbakum. Karena saat itu, belum ada aturan resmi soal PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak),” kata Syarifuddin Suding di sela-sela diskusi “Antara Korupsi dan Penggunaan Fasilitas Negara” di Jakarta, Kamis (19/8/2010).

Menurut Suding, Sisminbakum sejak April 2001 hingga 2008 bukan PNBP karena tidak ada aturan pemerintah mengenai akses fee ataupun tentang sisminbakum merupakan PNBP. "Akses fee diatur baru melalui PP No38/2009 dan PP tidak bisa berlaku surut,” tegas Suding kala itu.

Suding menyebutkan hubungan dirinya dengan Hary Tanoe dalam kasus Sisminbakum murni urusan hukum. Menurut dia, perhatian dirinya terhadap kasus Sisminbakum sama dengan kasus-kasus lainnya yang melenceng hukum. "Saya pure hukum, saya dan beliau tidak ada kepentingan apa-apa," tepis Suding.

Hary Tanoe saat menyatakan bergabung dengan Hanura menyebutkan terdapat titik kesamaan antara dirinya dengan Wiranto. Dia pun berjanji akan all out membantu membesarkan Hanura.| AT | R | INC|
Share this post :

Posting Komentar

 
>> Copyright © 2012. AchehPress - Informasi dan media - All Rights Reserved
Template Created by Author Published by Blogger
Powered by Google