Aceh Utara | acehtraffic.com- Sepertinya persoalan suka atau tidak suka melihat calon lain dalam pilkada Aceh, melahirkan energy sirik (ku-eh) dan energy tersebut keluar muncak –muncak hingga melahirkan tindakan yang diluar konteks pesta demokrasi yang sebenarnya.
Seperti terjadi, Sabtu 17 Maret 2012 dinihari, dua orang lelaki yang diduga allergy melihat mobil Tim sukses Irwandi sering mondar-mandir didesa, pelaku merasa tak enak hati, dan jengkel, karena kejengkelan itu sampai di ungkap kepada sang pemilik mobil, dan pemilik mobil melayani ungkapan rasa jengkel itu.
Entah ada kaitan antara ungkapan rasa ku-eh dan jengkel ini ‘dengan pembakaran, kita lihat dan tunggu saja kerja Polisi?
Tapi pastinya berdasarkan cerita dari M.Saidi kepala kantor tim ses Irwandi-Muhyan Aceh Utara, tak seberapa lama dari ungkapan rasa jengkel, Sabtu 17 Maret 2012 dinihari, Mobil yang bertempelkan atribut calon Gubernur Aceh Irwandi–Muhyan dibakar oleh dua pemuda yang diduga menggunakan sepeda motor Spin Matic.
Sepertinya memang energy Ku-eh dari pelaku sudah naik ke ubun –ubun, bagaimana menderitanya-mungkin -ketika sang pelaku melihat gambar Irwandi Yusuf dan Pak Muhyan tersenyum di foto itu. Semangat yang membara itu meninggalkan akal sehat yang lain, sehingga dengan aliran Ku-eh yang begitu deras melahirkan energy kemarahan yang luar biasa.
Hingga si pelaku dengan tanpa memikirkan apa yang dikerjakannya baik atau buruk. Dan apa pangkat yang bakal didapatkan dari tindakannya? Serta berapa isi rekening yang akan membuat dia dan keluarganya terjamin hidup dikemudian hari? Atau mobil edisi tahun berapa akan dihidangkan bila misinya selesai dikerjakan?
Atau dia terpengaruh dengan bualan atau mimpi serta harapan-harapan… bila dan bila …… yang dipersembahkan oleh orang yang mempengaruhinya?
Sampai pelaku dengan semangat 70 menenteng bensin dan menyiram ke mobil Tim ses Irwandi-Muhyan itu. Mungkin dalam hati pelaku “ Mangat Keumah Keuh” (Biar Mampus - Keuh)
Energi itulah yang membuat dia (pelaku) melupakan yang lain, pasalnya selain ada tertinggal barang bukti jerigen minyak bensin, juga- di duga pelaku saat melarikan diri usai melampiaskan kejengkelan hatinya dengan membakar mobil timses Irwandi-Muhyan,
Sebelah sandal merek New Era ukuran 38 diduga sandal kesayangan pelaku, tertinggal dilokasi.
Semoga polisi dapat mengumumkan pemilik sandal dan polisi mengizinkan pelaku untuk mengambil ke Polres Aceh Utara ? Atau Polisi yang datang menjemput pemilik sandal ? | AT | RD












Posting Komentar