Inilah Tahun Berdarah Pendidikan Tanah Air

Jakarta | Acehtraffic.com - Sejak awal tahun, silih berganti kasus kekerasan menghiasi wajah dunia pendidikan Tanah Air. Tawuran antarpelajar hampir tiap hari meletus di berbagai daerah. Bahkan, mahasiswa seakan tidak mau kalah dengan adik-adiknya. Tawuran antarmahasiswa, baik satu kampus maupun beda perguruan tinggi, pun pecah.

Ratusan Kasus

Data dari Komisi Nasional (Komnas) Anak menunjukkan, sepanjang 2011 tercatat 339 kasus tawuran antarpelajar dan menewaskan 82 anak. Sementara itu, pada enam bulan pertama 2012, ada 139 kasus tawuran di wilayah Ibukota saja. Dua belas kasus di antaranya merenggut nyawa.

Korban Jiwa

Tragisnya lagi, tidak hanya berdarah, tawuran-tawuran antara para civitas academia ini pun merenggut belasan korban jiwa. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat, sejak awal Januari hingga September telah 17 pelajar tewas dalam aksi tawuran. 

Kebanyakan dari mereka meninggal karena sabetan senjata tajam yang dibawa pelajar lain dalam tawuran tersebut. Bahkan, ada juga korban yang sebenarnya bukanlah pelaku tawuran.

Sedangkan pada tingkat mahasiswa, tawuran juga merenggut nyawa beberapa mahasiswa. Terakhir, dua mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), Reski Munandar (20) dan Heriyanto (20), meninggal akibat tusukan dari teman satu kampusnya.

Kemendikbud Turun Tangan

Usai tewasnya siswa SMAN 6 Jakarta Selatan Alawi Yusianto Putra dan tawuran antara SMAN 6 dengan SMAN 70 Jakarta, Mendikbud M Nuh mempertemukan kedua sekolah untuk mencari solusi atas masalah tersebut. Tawuran antara kedua sekolah ini seperti sudah mengakar di kelompok-kelompok pelajar tertentu sejak puluhan tahun lalu.

Mendikbud M Nuh dan Dirjen Dikti Kemendikbud Djoko Santoso juga terbang ke Makassar dan memanggil semua rektor di kawasan tersebut untuk memberi arahan tentang tindak kekerasan di Makassar dan sekitarnya. Mendikbud mengancam akan menutup jurusan-jurusan yang kerap terlibat tawuran.| AT | M | OZ |
Share this post :

Posting Komentar

 
>> Copyright © 2012. AchehPress - Informasi dan media - All Rights Reserved
Template Created by Author Published by Blogger
Powered by Google