Pakar Rusia: Sanksi Sepihak atas Iran, tidak Logis



Acehtraffic.com - Dua pakar Rusia menolak sanksi sepihak, termasuk sanksi Uni Eropa baru-baru ini terhadap Iran terkait program energi nuklir dan menilainya tidak logis dan tidak berdasar, Press TV melaporkan pada Sabtu 20 Oktober 2012.

Amerika Serikat dan Uni Eropa telah memberlakukan sanksi ilegal terhadap Republik Islam atas kegiatan nuklir damainya.

Dalam perkembangan terakhir, para menteri luar negeri Uni Eropa sepakat untuk memberlakukan sanksi baru terhadap Iran pada 15 Oktober, meskipun PBB memperingatkan tentang konsekuensi kemanusiaan dari sanksi-sanksi sebelumnya.

"Itu adalah putaran sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Iran. Mustahil menemukan landasan rasional di dalamnya," kata Rajab Safarov, Direktur Pusat Riset Iran Modern.

"Hanya karena Iran memiliki uranium, namun itu tidak berarti akan digunakan untuk tujuan militer. Klaim Barat bahwa Iran dapat memproduksi sebuah hulu ledak nuklir dalam waktu 6-12 bulan adalah tidak berdasar," kata Vladimir Evseev, seorang pakar Timur Tengah.

Iran menolak klaim Barat dengan alasan bahwa sebagai anggota Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan penandatangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT), ia berhak untuk mengembangkan dan memperoleh teknologi nuklir bertujuan damai.

Selain itu, IAEA telah melakukan inspeksi ke berbagai fasilitas nuklir Iran, tapi tidak pernah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa program nuklir sipil Tehran telah dialihkan ke tujuan militer.
| AT | M | Irib |
Share this post :

Posting Komentar

 
>> Copyright © 2012. AchehPress - Informasi dan media - All Rights Reserved
Template Created by Author Published by Blogger
Powered by Google