Presiden Afghanistan Peringatkan Impunitas Pasukan Asing



Acehtraffic.com - Presiden Afghanistan Hamid Karzai memperingatkan kemungkinan munculnya masalah krusial terkait kekebalan dari penuntutan terhadap tentara Amerika Serikat atau NATO di negara itu setelah 2014.

Lebih dari 100.000 tentara NATO akan mengakhiri operasi tempur melawan Taliban pada Desember 2014, namun ribuan tentara diperkirakan akan tetap tinggal di negara itu untuk melatih dan membantu pasukan Afghanistan.

Di Irak, Amerika menarik semua pasukan tempurnya setelah gagal mendapatkan kekebalan untuk melindungi tentaranya dari penuntutan di pengadilan setempat.

Karzai mengatakan ia telah diberitahu oleh Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen selama pembicaraan di Kabul pada Kamis bahwa rakyat Afghanistan mungkin tidak mengizinkan pemerintah mereka untuk memberikan kekebalan.

"Jika perang dan ketidakamanan berlanjut di Afghanistan, perbatasan Afghanistan tidak dilindungi, maka rakyat mungkin akan menolak imunitas bagi pasukan asing," tambahnya.

Washington dan Kabul telah menandatangani perjanjian kemitraan strategis yang mengatur hubungan setelah 2014, tetapi status perjanjian yang melibatkan kekebalan bagi pasukan asing harus dirundingkan terpisah.

Seorang juru bicara Kedutaan Besar AS di Kabul mengatakan kepada AFP bahwa negosiasi belum dimulai dan kami mengharapkan pemerintah Afghanistan untuk memulainya dalam waktu dekat.

"Terlepas dari kenyataan rakyat kita miskin dan hidup dalam kemiskinan, namun mereka ingin kedaulatan nasional dihormati dan keamanan dijamin bagi negara mereka dan anak-anak," tegas Karzai.

"Dengan demikian, status hukum bagi pasukan asing setelah 2014 tergantung pada upaya menjamin keamanan, stabilitas dan melindungi perbatasan Afghanistan," tambahnya.
| AT | M | Irib |
Share this post :

Posting Komentar

 
>> Copyright © 2012. AchehPress - Informasi dan media - All Rights Reserved
Template Created by Author Published by Blogger
Powered by Google