Polisi Bekuk Pejabat Organisasi Papua Merdeka

Papua | Acehtraffic.com -- Kepolisian Daerah Papua menangkap pejabat Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (OPM) bernama Gideon Wenda. Ia diciduk di sebuah rumah milik warga di Jalan Yahim, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Ahad lalu. 

"Sekarang masih diperiksa," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Papua Ajun Komisaris Besar Polisi I Gede Sumerta Jaya, kemarin.

Menurut Sumerta, Wenda dicari kepolisian sejak setahun lalu. Ia diduga terlibat dalam kasus penembakan di Kampung Nafri, Distrik Abepura, Kota Jayapura, 28 November 2010 dan 1 Agustus 2011. Selain Wenda, ada lima pelaku penembakan yang sudah diringkus polisi. Dari keterangan Wenda, polisi mendapatkan enam nama lain yang juga merupakan pelaku penembakan. Keenam orang itu masih diburu polisi.

Wenda diyakini sebagai tokoh penting OPM di Jayapura. Ia menjabat Ketua Operasi Sektor B Wilayah Abepura, di bawah pimpinan Danny Kogoya. Kelompok ini bagian dari jaringan Markas Viktoria Komando Lambert Pekikir. Danny Kogoya sendiri ditangkap polisi melalui sebuah penggerebekan di Hotel Dhany, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, 2 September 2012 lalu.

Sementara itu, kemarin siang polisi menggagalkan upaya pengibaran bendera Bintang Kejora oleh West Papua National Authority (WPNA) saat berunjuk rasa memperingati 1 tahun Negara Federal Papua Barat di Manokwari. Massa berusaha mengibarkan Bintang Kejora pada sebuah kayu ketika massa berada di Jalan Sanggeng. Usaha itu gagal setelah polisi merampas dua bendera itu dari tangan pengunjuk rasa.

Saat di depan kantor Gubernur Papua Barat, massa lagi-lagi mengibarkan Bintang Kejora berukuran 14 x 9 meter yang diikatkan di sebatang kayu. Di sana, massa juga meneriakkan, "Papua harus merdeka." | AT | R | KORTEM|
Share this post :

Posting Komentar

 
>> Copyright © 2012. AchehPress - Informasi dan media - All Rights Reserved
Template Created by Author Published by Blogger
Powered by Google